Kamis, 20 Maret 2014

Tutorial PDMS 12 : Membuat Floor (Lantai)

Hello para engineer

Balik lagi nih setelah lama tak bersua, akhirnya punya kesempatan lagi posting sesuatu yang mungkin bs jd bahan pembelajaran untuk kawan kawan engineer yg mau belajar tentang PDMS!!

Tapi ada yang beda nih dengan postingan PDMS sebelumnya, kali ini yang saya pakai PDMS 12 yang compatible dengan windows 7 (sebelumnya yang digunakan yaitu PDMS 11 yang compatible dengan XP). Perubahan itu dikarenakan windows XP yang bakal di tutup oleh microsoft beberapa waktu kedepan.
tapi tenang aja karena dasarnya PDMS 12 ga jauh beda kok dengan PDMS 11 :)

Nah untuk kawan kawan yang belum punya software PDMS 12 dan mau download software PDMS 12 bisa langsung sedot nih di link :
1. PDMS 12 - AK
2. PDMS 12 - Chem_eng_Univ_Lampung
3. PDMS 12 - Mirror

Pada posting kali ini saya mau share bagaimana cara ngebuat floor (lantai dasar) di software piping ini.

1.  Mengubah Design PDMS 12

    Design  --> Structure --> Wall and Floors





2.  Membuat Hierarki untuk Framework agar dapat membuat floor

      A.  Create Structure  --> Create Framework
       
   
   B. Create Compound --> Floor
      

   C. Pengecekan Ulang Apakah Hierarki Sudah Benar Atau Belum

        

3.  Membuat Floor

    A. Create --> Floor



    B. Setelah Klik Floor, akan muncul kotak dialog Create Floor seperti dibawah ini lalu isi ketebalan
         lantai yang diinginkan.


     C. Klik simbol X,Y,Z seperti contoh dibawh ini :

            

     D. Akan muncul kotak dialog : Define Vertex --> lalu klik Apply (1 kali saja)
          Ingat...!!! 1x kali saja
         

    E. Setelah anda mengklik 1 kali apply, maka akan ada perubahan di kotak dialog Create Floor.
        Perhatikan kotak dialog dibawah ini :
       

PDMS akan mengidentifikasikan bahwa anda telah membuat satu buah sisi

    F.  Klik simbol panah yang dilingkari seperti gambar kotak dialog Create Floor dibawah ini.
       

    G.  Akan muncul kotak dialog Define Vertex :
       
       
   H.  Sebelum membuat lantai berbentuk persegi, sebaiknya anda mempelajari terlebih dahulu arah-
         arah yang berlaku (Rule of PDMS) yang berlaku di software ini :


        Anda dapat merubah arah U, menjadi arah arah seperti W,E,S,N. Selain itu juga anda dapat
        mengatur sejauh mana sisi yang akan anda buat. Sebagai contoh, saya akan membuat sisi ke arah
        East (E) sejauh 7.500mm --> Apply  :


   I.  Kotak dialog Create Floor akan mengidentifikasikan bahwa telah ada 2 buah sisi yang telah anda
       buat.


    J.  Pada layar PDMS 12 akan membentuk sambungan garis garis yang telah didefinisikan.
        sambungan tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
   

   K.  Lakukan perubahan arah dan jarak kembali seperti dibawah ini :
   



   L.  PDMS 12 akan membaca sisi yang telah dibuat dan baru membentuk pola segitiga karena baru 3
        sisi yang dibuatnya.


    M.  Ubah kembali arah dan jaraknya sehingga membuat 4 buah sisi yang akan membentuk persegi :
   



  N.  PDMS 12 akan membaca sisi yang telah dibuat dan akan terbentuk sebuah lantai persegi yang
        dimensi persegi tersebut sama dengan yang telah diset sebelumnya  :
   

   O.  Lalu pada kolom Create Foloor --> klik Ok  :
   

   P.  SELESAI..!!!!




Nah buat kawan kawan yang mau liat hasilnyakalo disatuin dengan gambar tangki, pompa, pipa, valve,dll  bisa liat dibawah ini penampakan lantai yang dibuat dengan langkah langkah diatas tadi :





Salam


Ardy Kristianto
Teknik Kimia - Universitas Lampung

Sabtu, 14 Desember 2013

Pengalaman Tes Kerja di PT. AKR Coorporindo

Beberapa bulan lalu setelah saya diwisuda, saya langsung melakukan apa yang dilakukan oleh kebanyakan sarjana lainnya yaitu mencari kerja. hampir semua pekerjaan yang menurut saya mempunyai prospek bagus, saya lamar di situs pekerjaan yang ada.



Tak lama dari itu semua, beberapa panggilan pun masuk melalui telepon seluler saya, salah satunya adalah perusahaan oil and gas PT.AKR yang berkantor pusat di jalan perjuangan Jakarta Barat. melalui telepon tersebut saya ditanya beberapa pertanyaan dan pertanyaan paling sulit adalah ketika ditanya , apakah anda merokok? saya langsung bilang merokok. lalu ditanya sebanyak apa anda merokok, saya jawab tergantung kemauan saya. lalu HR dari PT. AKR langsung memberikan jadwal untuk wawancara disana. 

Bebeapa hari setelah telepon itu , akhirnya saya berangkat dari Bekasi menuju Jalan perjuangan ke wisma AKR. Seperti kebanyakan perusahaan oil and gas lainnya, hampir semua karyawannya menaiki mobil untuk berangkat kerja yang menyebabkan saya tergiur untuk masuk dan gabung disana.


Pukul 08,00WIB teng pun saya sampai dilantai 4 wisma AKR, dan bertemu HR. disana saya melakukan tes psikolog yang tak jauh berbeda dangan lainnya namun tanpa si Kraeplin yang membuat tangan bisa loyo. Tes pun selesai, saya yakin kalau saya bisa menjawab 90% lebih pertanyaan psikotesnya. stelah itu saya melakukan tes psikotes, seperti pada saat saya ditelepon beberapa hari lalu, saya kembali ditanya apakah anda merokok, dan saya pun menjawab dengan lugas bahwa saya merokok. Lalu HR mengatakan bahwa akan dihubungi lagi mengenai hasil tes dan psikotes pun usai. Setelah menunggu beberapa hari , PT tersebut tidak memanggil saya lagi dan akhirnya saya sadar bahwa mungkin karena saya seorang perokok, saya tidak termasuk kriteria yang dimaksud. 

Dari kejadiaan tersebut saya mulai berpikir bahwa kalau saya tetap merokok saya tidak akan menjadi orang yang maju , orang yg bisa meraih impian saya dan orang yang sehat tentunya. dan dengan hati yg iklas akhirnya saya katakan berhenti merokok. alhamdulillah sudah 4 bulan berlalu dan saya sudah tidak tergolong perokok lagi. Dari sini dapat saya sarankan untuk para pembaca blog saya khususnya perokok, sapat mencoba berhenti untuk merokok secara perlahan lahan demi hidup yang lebih baik lagi.

Jumat, 13 Desember 2013

Akhirnya Terbit Kembali

Setelah 1 tahun vakum untuk menulis catatan catatan kehidupan , akhirnya pada tanggal ini. yah tanggal 14 Desember 2013 akhirnya saya kembali lagi akan menulis catatan ringan saya di blog saya ini. pada awalnya saya akan bercerita tentang pengalaman hidup saya selama 1 tahun kebelakang yg menjadi root causes mengapa blog ini stagnan dan berhenti.

Selama 1 tahun terakhir saya fokus untuk mengerjakan penelitian (yg biasa dibilang oleh mahasiswa mahasiswa tingkat akhir sebagai SKRIPSI), yah skripsi untuk mereka yang BUKAN anak teknik kimia khususnya teknik kimia Universitas Lampung (UNILA). karena di teknik kimia UNILA skripsi sebenarnya adalah TUGAS AKHIR PERANCANGAN PABRIK). Dengan susah payah akhirnya penelitian saya tentang degrdasasi limbah cair kelapa sawit menggunakan reaktor UASB (upflow anaerobic sludge blanket) akhirnya rampung. bahkan bukan itu saja saya berhasil menembus jurnal international di UGM. Mesipun dibalik semua itu ada cerita tentang kegagalan saya tentang penelitian.

Maksud kegagalan dalam penelitian saya adalah penelitian pertama saya, penelitian tentang bioetanol menggunakan proses vakum gagal dilaksanakan padahal saya sudah melakukan seminar usul namun kendala teknis menjadi masalah. kendala yg sangat saya sayangkan sekali karena masalah alat penelitian yg tidak dipinjamkan oleh LABORATORIUM BIOMASSA Fakultas MIPA UNILA. meskipun dibawah 1 naungan instansi UNILA, namun Lab Biomassa tsb tdk memberikan izin "secara halus" utk melakukan penelitian padahal jauh hari sebelum seminar usul Dr. John Hendri memberikan lampu hijau terkait peminjaman alat.
Namun semua itu hanya bualan belaka, ketika semua surat sudah jadi , seminar usul telah dilakukan, ternayata Lab Biomassa UNILA mennola secara halus dgn cara : MEMINJAMKAN ALAT DENGAN HARGA Rp.50.000/Hari , uang itu hanya peminjaman alat saja belum termasuk biaya biaya lainnya yg harus dibayaran. Yah ini suatu tamparan besar utk dunia pendidikan indonesia. Universitas Negeri namun kualitas sistem seperti luar negeri (Swasta).

Bangkit dari keterpurukan , akhirnya saya menyusun ulang penelitian dengan topik degradasi limbah cair CPObersama partner saya Ricky Alexander, S.T. dan bimbingan dari dosen paling baik di jurusan saya (Versi saya) Ibu Panca Nugrahini, S.T.,M.T.

Penelitian sudah terlewatkan, saatnya kini saya menghadapi TUGAS AKHIR perancangan pabrik. Seperti namanya, tugas akhir merupakan akhir perjuangan saya di jurusan teknik kimia UNILA. Perancangan pabrik sodium phenolate trihydrate dengan kapasitas kecil ini membawa saya menjadi seorang sarjana teknik kimia di pertengahan tahun 2013 kemarin dan membawa saya kembali ke Kota asal saya (Bekasi) dan mencari kehidupan baru sebagai seorang engineer tentunya disana.

Sekarang saatnya untuk saya membagi pengalaman saya, cerita saya, kemampuan saya untuk dishare kembali diblog saya ini. dan selamat menikmati kembali blog saya ini.





Ardy Kristianto, S.T.

Rabu, 08 Agustus 2012

Tutorial Pembuatan Pondasi dengan I-beam pada software PDMS

Posisi alat pabrik yang letaknya harus di atas ketinggian tertentu dibutuhkan pondasi agar dapat menopangnya dari gaya gravitasi bumi. Untuk itulah sangat penting bagi para Engineer mengetahui bagaimana cara membuat pondasi di  Plant Design Management System (PDMS) .

 Dengan sedikit ilmu yang saya miliki , mudah mudahan dapat membantu teman teman Engineer yang belum mengerti bagaimana cara membuat pondasi.  Berikut akan saya berikan modul belajar sederhana bagaimana cara membuat pondasi alat pabrik pada sofware Plant Design Management System (PDMS) :

1. Ubah format design  :  Design  -->  Structure  -->  Beams adn Coloums



2. Buat Site : Create  -->  Site



3. Setelah kita membuat Site, kita buat sub unit dari Site yaitu Zone : Create -->  Zone (gambar sama
    dengan No.2 diatas)

4.  Buat Structure : Create  -->  Structure

5. Buat Framework : Create --> Framework

     Setelah kita buat tahap 2,3,4,5 .. akan didapatkan gambar seprti dibawah ini : perhatikan lingkaran warna
     MERAH disebelah kiri foto



6. Buat tiang penyangga pondasi :  Create -->  Section  -->  Straight



7. Setelah tahap 6 dibuat, selanjutnya akan muncul gambar seperti dibawah ini :



8. Klik gambar yang dilingkari dibawah ini :
   
    
       Setelah mengklik tanda yang dikotak merah --> akan muncul gambar seperti disampingnya . biarkan
       semua nilai didalm kotak itu 0 semua  --> ok


9. Akan muncul kotak seperti dibawah ini : Klik tanda yang dilingkari dan diisi distancenya , misalkan 5.000
     --> lalu Ok

 




 10. Pada kotak Positioning Control :  Rubah pilihan menjadi "Any dan Distance" --> klik kotak merah
       dipojok kanannya


11. Setelah mengklik kotak merah diatas : akan muncul kotak baru dan silahkan isi sesuai jarak yang
      diinginkan antar tiang pondasinya. Misalkan 5000 untuk arah East (E)




12. Setelah mengisi jarak yang diinginkan, lalu klik gambar dibawah ini dan isi distancenya. misalkan 5.000 :



13. Buat List untuk tiang yang sudah kita buat tadi : klik gambar --> add list  -->  klik SCTN (ada disebelah
      kiri)  --> add CE  --> (ceklis) highlight


           
            Setelah itu tulis nama list.... misalkan : Ardy_Kristianto :



           Klik CSTN 1 yang ada di kotak sebelah KIRI  :



          Lalu Add CE :

         Ulangi untuk CSTN 2 juga

         Selanjutnya Ceklis Highlihght dan Control --> Save




14. Modify -->  Section  -->  Spesification  : Untuk memunculkan tiang yang sudah dibuat
      Note : rubah pengaturan seperti pada kotak dibawah ini



15. Setelah itu akan muncul gambar tiang pondasi yang telah kita atur tinggi dan jaraknya. berikut merupakan
      penampakan dari tiang yang sudah kita buat :







Berikut merupakan tahapan membuat tiang pondasi untuk alat, untuk mengetahui bagaimana cara membuat pondasi secara utuh seperti gambar dibawah ini, tunggu aja yah ^-^... SALAM TEKNIK KIMIA !!!!!



Writer : Ardy Kristianto ( Teknik Kimia Universitas Lampung)




PDMS

Plant Design Management System atau yang biasa disebut dengan PDMS merupakan software 3-Dimensi yang dapat digunakan untuk merancang suatu proyek. Proyek yang biasa dipakai yaitu pendirian suatu pabrik minyak & gas, pabrik farmasi, pabrik polimer, dll.

Software ini memiliki keunggulan yaitu dapat mengimplementasikan rancangan pabrik yang telah dibuat oleh seorang Engineer ke dalam bentuk 3 dimensinya, misalkan posisi peralatan yang akan ditaruh pada saatpendirian awal pabrik, posisi gedung, dan posisi lainnya yang termasuk kedalam perancangan suatu pabrik.

Sebagai seorang Engineer , khusunya dari bidang Chemical Engineer seyogyanya diperlukan kemampuan akan software ini  agar dapat menjelaskan perancangan yang telah dibuat kepada para investor yang akan menanamkan sahamnya untuk pabrik yang telah dirancang olehnya.

berikut merukan contoh gambar dari perancangan pabrik Sodium Phenolate yang telah dibuat :

Minggu, 22 Juli 2012

Inter Tour Indonesia 2012

Salah satu tm kebanggan kita yaitu INTERNAZIONALE telah datang ke INdonesia untuk bisa bertemu dengan lamgsung para INteristi di Indonesia. Berikut video yang didapat pada saat INTER VS INDONESIA SELECTION :